150 Digital Talking Book di Kabupaten Sragen
Setelah melewati perjalanan yang cukup menyenangkan hamper 4 jam, akhirnya tim dari Come_unity – Komunitas Sahabat Mata sampai di Kabupaten Sragen. Tepanya di YPPC Kabupaten Sragen Jl. Ronggowarsito no. 36 tempat MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa) yang diselenggarakan oleh DPD ITMI Kabupaten Sragen.
Setelah buka puasa, sholat maghrib, isya’ dan taraweh, tim Come_unity – Komunitas Sahabat Mata diamanahi untuk berbagi. Tim yang terdiri dari Basuki, Jito dan Darno mengambil tema Al-qur’an dan Citra Diri.
Sebagai seorang muslim memang sudah semestinya menjadikan Al-qur’an sebagai panduan hidupnya. Tidak terkecuali bagi mereka yang diamanahi ketunanetraan. Menjadi Al-qur’an berjalan adalah satu uswah hasanah yang telah dicontohkan Rasulullah Muhammad saw.
Peserta MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa) semakin terkesima dengan kisah hidup Jito dan Darno.
Jito, yang baru saja mengakhiri masa lajangnya bulan maret 2011 yang lalu, adalah seorang pemuda dua puluhan tahun yang ‘dipaksa’ Allah SWT menjadi tunanetra setelah pesta miras. Saat itulah menjadi titik balik dalam hidupnya.
Darno, seorang pemuda yang tidak pernah sekolah dan tunanetra sejak lahir, dipaksa menerima cemoohan saudara dan teman-temannya dikampung.’Nagara rugi punya warga seperti Darno’, kata mereka. Alhamdulillah, tak sampai setahun belajar di Rumah Sahabat, sekarang Darno sudah bisa berinternet ria. Bahkan menyadi penyiar dan operator studio di SAMA FM 107.7 MHz. (Sahabat Mata 01)
Judul buku yang didistribusikan di Sragen
- Cara mudah menghapalkan Al-qur’an
- La Tahzan
- Cerita Abunawas
- Cerita Nasrudin hoja
- Surat kecil untuk Tuhan, catatan seorang remaja yang terkena kanker
- Cinta dalam pandangan Islam
- Secercah Cahaya
- Abu Bakar as Sidiq
- Ceng Ho
- Manhaj ahlussunnah wal jama’ah
- Fikih pendidikan anak



