Al-qur’an Braille

Sejarah Perkembangan Al Quran Braille di Indonesia

Proses Masuknya Al-Qur’an Braille di Indonesia

Dalam Al-Qur’an Braille terbitan Yordania tahun 1952 tercantum dalam halaman pembuka dicantumkan bahwa abjad Braille lengkap dengan tanda sakalnya disahkan oleh UNESCO tahun 1951, dan Al-Qur’an terbitan Yordania jilid 6 yang berisi awal surat Al-Ankabut sampai dengan akhir surat Az-Zumar dikirim ke Indonesia oleh Prof. Dr. Mahmud Syaltut. Menurut Bapak Moch. Solichin, BA (Ketua Yayasan Kesejahteraan Tunanetra Islam Yogyakarta) menyebutkan bahwa pada sampul Al-Qur’an tersebut terdapat tanda tangan Prof. Dr. Mahmud Syaltut tahun 1956.

Penjelasan Bapak KH. Syukri Ghoyali (Ketua MUI) dalam sela-sela Muker ke III Majlis Lajnah Al-Qur’an di Jakarta, beliau menjelaskan bahwa Prof. Dr. Mahmud Syaltut berkunjung di Indonesia tahun 1959. Bapak Moch. Solichin menambahkan Al-Qur’an Braille tersebut kemungkinan tidak dibawa langsung oleh Prof. Dr. Mahmud Syaltut tetapi setelah ditandatangani kemudian dikirimkan ke Perpustakaan Braille Wiyata Guna Bandung. More >

24 Set Mushaf Al-Qur’an Braille Telah Didistribusikan

Alhamdulillah pada bulan oktober 2010 kami, Come_unity – Komunitas Sahabat Mata, telah mendistribusikan 24 set mushaf Al-qur’an Braille kepada mereka yang membutuhkan.

Pendistribusian kali ini kami lakukan di 2 tempat. Pertama, di Kabupaten Jepara pada tanggal 2-3 Oktober 2010 dalam acara Seminar dan Diklat Al-qur’an Braille VII sebanyak 23 set. Dan kedua, di Semarang dalam kegiatan regular di ‘Rumah Sahabat’ pada tanggal 8 Oktober 2010 sebanyak 1 set. (Sahabat mata 01) More >

Wakaf dari Insan Mulya

Wakaf Al-qur’an Braille

dari  Jamaah Majelis Ta’lim Insan Mulya

Alhamdulillah, pada saat pengajian rutin yang diselenggarakan oleh Majelis Taklim Insan Mulya pada hari Ahad 14 Pebruari 2010, para jamaah yang hadir berwakaf Al-qur’an Braille dan bisa dikumpulkan sebanyak 33 (tiga puluh tiga) juz.

Dalam pengajian yang diselenggarakan di kediaman Prof. Dr. Sri Suhandjati ini selain membahas tafsir Surat Al-Qalam. Pembahasan dilakukan oleh Dr. Zuhad, juga memberikan kesempatan kepada pengurus Come_unity – Komunitas Sahabat Mata untuk memaparkan program ‘Berwakaf Al-qur’an Braille’. More >

Al-Quran Braille

Sebagai Muslim, tanpa terkecuali, mustahil untuk berlepas diri dari Al-qur’an. Karena inilah satu-satunya cara agar bisa tetap berada di jalur yang tepat. Hingga kebahagiaan di dunia maupun di akherat yang senantiasa didoakan benar-benar bisa diraih. Hal ini tidaklah terasa begitu sulit bagi mereka yang masih diberi amanah untuk bisa menikmati lekukan-lekukan indah hijaiyyah dengan penglihatannya. More >