Inspirasi

Rumah Sahabat (2)

Segar dan menyegarkan yang ketiga, Komputer dan internet

Hari gini, tunanetra gaptek ? Bukan jamannya lah yao !

Gaul dikit kenapa sih !

Kalau hanya untuk kirim mengirim SMS via handphone, sudah biasa itu.

Sekarang, email dan facebook lah !

Membayangkan ungkapan tersebut muncul dari seorang tunanetra mungkin akan kita anggap sebagai satu hal yang terlalu jauh mengada-ada. Apa benar-benar seperti itu kejadiannya ? Kalau kalimat itu kita dengar sepuluh tahun yang lalu mungkin anggapan kita benar adanya. Tapi sekarang ?

Komputer sebagai alat Bantu ternyata memberikan satu nilai tambah yang luar biasa untuk tunanetra. Paling tidak ada 2 manfaat yang langsung bisa dirasakan oleh tunanetra ketika dia mulai terbiasa dengan computer. Pertama, sebagai pembuka gerbang informasi. Kedua, sebagai gerbang pembuka komunikasi. More >

Serial Sajadah Ungu (5) : Gerbong Gelap 2

Ada kilatan cahaya di dalam gerbong kereta yang gelap ini. Lampu di dalam gerbong sudah dinyalakan kembali. Suara riuh rendah pedagang asongan yang masuk mengagetkan para penumpang yang sudah tertidur lelap.

Kepanikkanku semakin menjadi. Aku tak ingin orang lain melihat mata kananku yang legam karena darah kental yang belum dikeluarkan dari dalam bola mata. Aku juga tak ingin orang lain mengetahui kalau aku tak bisa melihat apa-apa. Aku pun tak ingin kehilangan dompetku yang isinya tak seberapa ini. More >

Mengalahkan Games

Pelajaran ini kami dapatkan ketika anak-anak mulai rebut memperebutkan computer untuk bermain games. Seperti biasa terjadi, ketika sedang asyik bermain games di computer, hamper dipastikan diakhiri dengan keributan. Jarang ada yang mau mengalah untuk bergantian bermain games di computer itu. Kalau toh mau bergantian, biasanya sambil menggerutu. More >

Lesatan Cahaya

Ketunanetraan

bukanlah akhir dari segala-galanya

Ketunanetraan

Bukanlah cakrawala batas ruang untuk berkarya

Ketunanetraan

Adalah amanah agar tetap menghamba pada-Nya

Ketunanetraan

adalah nikmat penghantar pembuka pintu surga

Ketunanetraan

Adalah pahala

Semangat kami bak lesatan cahaya di ruang hampa

(abulala, cita-cita yang tak mungkin padam)

Sumur Roumah, The Secret of Ukhuwah

Setelah hijrah ke Yatsrib, yang kemudian berubah nama menjadi Madinah, kehidupan kaum muslimin mulai ditata dengan aturan-aturan yang berdasarkan ketentuan-ketentuan Allah SWT yang termaktub di dalam Al-qur’an. Rasa persaudaraan ditanamkan dengan sangat kuat oleh Rasulullah. Orang-orang non muslim yang mengikatkan diri dengan piagam Madinah pun bisa hidup dengan tenang dan damai di bawah jaminan keamanan dari pemerintahan Islam saat itu.

Satu ketika Madinah dilanda kekeringan yang sangat. Sumur-sumur mulai kehilangan sumber airnya. Hingga penduduk Madinah kesulitan untuk mendapatkan air. More >