Naskah

Komunitas Sahabat Mata – Tunanetra Tetap Berpotensi

Sigit (11) tiba-tiba merajuk sambil menarik-narik rambut seorang lelaki. Entah apa yang dimauinya. Orang-orang yang ada di ruangan itu berusaha membujuk Sigit agar melepas genggamannya dari rambut lelaki itu. Tak mempan, Basuki turun tangan.

”Sigit, ayo dilepas. Sigit sayang Pak Bas kan? Sini, tangannya pindahkan ke kepala Pak Bas saja,”bujuknya pada Sigit dengan lembut. Ajaib. Tangan Sigit beralih ke kepala Basuki. Bukan menjambak, melainkan sekadar memegang kepala Basuki. More >

Yang Ghaib

( Cahaya dhuha mulai membuka matanya. Harapan-harapan  terus bermain dalam mimpi-mimpi yang pasti.)

01. Bu Ros :

Bagaimana, Ris ? Masih sakit hati ?

02. Riski :

Masih, Bu.

03. Bu Ros :

Apa ya harus sakit hati terus seperti itu ?

04. Riski :

Bukan hanya saya, Bu. Mas Sufyan pun juga. Ya kan, Mas ?

05. Sufyan :

Benar, malu dilihat jamaah sholat Jumat sebanyak itu. More >

Meneladani Rasulullah

Berkata Abu Hurairah : ‘Aku telah dikunjungi oleh Rasulullah, padahal aku cuma sakit mata sedikit saja.’

Setiap tanggal 12 Rabi’ul Awwal kita umat Islam akan memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, yaitu hari kelahiran baginda Rasulullah Muhammad SAW, dimana beliau dilahirkan pada tanggal 12 Rabi’ulawwal 570 Masehi atau yang dikenal dengan Tahun Gajah

Dalam sebagian masyarakat, penyambutan maulid Nabi Muhammad SAW telah dimulai seminggu sebelum itu, dengan mengadakan pembacaan kitab al-Barzanji, al-Dibā` dan Burdah atau Syaraf al-Anām yang berisi sejarah hidup Rasulullah SAW dan puji-pujian kepada Baginda Rasulullah SAW. Ada juga yang memperingatinya telah dimulai sebulan sebelum Maulid Nabi, seperti perayaan Sekaten yang diadakan di Jogja atau di Solo. More >

Setrika Kehidupan

Bu Ros : Usia, Mbak Ana sekarang berapa ?

Ana : Dua puluh empat. Kenapa ?
Bu Ros : Sebentaar lagi Mbak Ana menikah. Punya seorang suami.
Ana : Ih, Bu Ros. Calon saja belum ada. Lagian, siapa sih yang mau sama tunanetra ?
Bu Ros : Mbak Ana harus percaya pada Allah. Kita semua diciptakannya berpasang-pasangan. Insya Allah kita akan mendapatkan apa yang dijanjikan Allah pada kita. Istighfarlah, berlindunglah kepada Allah dari segala macam kebathilan.

Ana : Astaghfirullahaladzim. Ya bu. Tapi sering saya masih ragu. Tentang itu. Sulit rasanya mencari orang awas yang mau sama kita yang tunanetra. Apa ya harus selamanya kita yang tunanetra dapat jodoh tunanetra juga. More >

IQRA

IQRA’ (bagian satu)

Ada satu pertanyaan yang sangat lucu, ini karena saya tertawa mendengarnya, tetapi jika diresapi menyimpan satu misteri yang cukup mendasar akan satu kebenaran. Pertanyaan ini cukup nakal. Satu pertanyaan yang memperlihatkan betapa kentalnya budaya ‘klenik’ mengakar dalam masyarakat kita.

Ini berkaitan dengan kebiasaan masyarakat jawa dalam mencari yang namanya ‘wangsit’. Bahkan dulu ketika judi masih merajalela di masyarakat ini, walau sekarang juga masih tapi dalam bentuk yang berbeda, banyak orang rela hati tidur di tempat-tempat ‘sakral’ atau ‘keramat’. Mereka sangat berharap untuk bisa ‘ditemui’ oleh yang mereka anggap sebagai sang penunggu tempat ‘wangsit’ atau ‘keramat’ tersebut. Mereka tidak pernah merasa takut akan wujud yang menemui itu. Semenakutkan apapun akan mereka hadapi. Entah itu yang berlabel genderuwo, gundul pecengis, tuyul, jin, nyi roro kidul, nyai blorong atau siapapun yang menemui dianggap sebagai satu keberuntungan untuk bisa memperbaiki nasib. Jadi mereka tak akan pernah takut akan jejadian yang menemui mereka. More >