<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Komunitas Sahabat Mata</title>
	<atom:link href="http://www.jalancahaya.org/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jalancahaya.org</link>
	<description>Come_Unity</description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Dec 2011 07:40:14 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>300 Keping Buku Bicara untuk Tunanetra Semarang</title>
		<link>http://www.jalancahaya.org/300-keping-buku-bicara-untuk-tunanetra-semarang.html</link>
		<comments>http://www.jalancahaya.org/300-keping-buku-bicara-untuk-tunanetra-semarang.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 07:40:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[pembagian 300 keping buku bicara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jalancahaya.org/?p=470</guid>
		<description><![CDATA[Gedung Wanita, 1 Desember 2011 pukul 19.30 WIB
‘Ngobrol bareng Sahabat Mata’ dalam rangkaian Semarang Pesta Sejuta Buku menjadi salah satu acara yang ditunggu oleh tunanetra di kota Semarang.
‘nggak sangka deh, “ kata beberapa peserta setelah melihat video profil Come_unity – Komunitas Sahabat Mata.
Sofyan yang sore hari memerankan Mbah Kromo dalam pentas ‘Lesatan Cahaya’ menjadi salah <a href="http://www.jalancahaya.org/300-keping-buku-bicara-untuk-tunanetra-semarang.html" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jalancahaya.org/wp-content/uploads/2011/12/Basuki-membagikan-buku-bicara-digital-kepada-perwakilan-ITMIPertuni-dan-Himastra.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-471" title="Basuki membagikan buku bicara digital kepada perwakilan ITMI,Pertuni dan Himastra" src="http://www.jalancahaya.org/wp-content/uploads/2011/12/Basuki-membagikan-buku-bicara-digital-kepada-perwakilan-ITMIPertuni-dan-Himastra-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Gedung Wanita, 1 Desember 2011 pukul 19.30 WIB</p>
<p>‘Ngobrol bareng Sahabat Mata’ dalam rangkaian Semarang Pesta Sejuta Buku menjadi salah satu acara yang ditunggu oleh tunanetra di kota Semarang.</p>
<p>‘nggak sangka deh, “ kata beberapa peserta setelah melihat video profil Come_unity – Komunitas Sahabat Mata.</p>
<p>Sofyan yang sore hari memerankan Mbah Kromo dalam pentas ‘Lesatan Cahaya’ menjadi salah satu bintang panggung. Suara khasnya dengan lembut melantunkan ayat-ayat suci yang dibacakannya dari Mushaf Al-qur’an Braille. Lebih-lebih ketika ia mendemokan keahliannya sebagai penyiar SAMA FM 107.7 MHz.</p>
<p>Di akhir acara dibagikan 300 keping buku bicara untuk tunanetra Semarang dengan rincian 125 keping untuk ITMI Kota Semarang, 125 keping untuk Pertuni Kota Semarang dan 50 keping untuk Himastra Kota Semarang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jalancahaya.org/300-keping-buku-bicara-untuk-tunanetra-semarang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teater Perca di Gedung Wanita</title>
		<link>http://www.jalancahaya.org/teater-perca-di-gedung-wanita.html</link>
		<comments>http://www.jalancahaya.org/teater-perca-di-gedung-wanita.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 07:36:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[pentas teater di gedung wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jalancahaya.org/?p=466</guid>
		<description><![CDATA[“Iiih ! Sebel deh !” kata Paini mengawali pentas teater ‘Perca’ dalam acara pembukaan Semarang Pesta Sejuta Buku 1 Desember 2011 di Gedung Wanita 1 Desember 2011 pukul 16.00 WIB
Lakon ‘Lesatan Cahaya’ ini didukung oleh Ma’unah, Satrio, Sofyan dan Imron. Sedang 2 pemain lainnya terpaksa harus absen karena durasi waktu yang dipangkas oleh protokoler. Drama <a href="http://www.jalancahaya.org/teater-perca-di-gedung-wanita.html" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jalancahaya.org/wp-content/uploads/2011/12/Sofyan-Satrio-dan-Maunah-bermain-drama-dalam-pembukaan-pameran-buku.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-467" title="Sofyan, Satrio dan Ma'unah bermain drama dalam pembukaan pameran buku" src="http://www.jalancahaya.org/wp-content/uploads/2011/12/Sofyan-Satrio-dan-Maunah-bermain-drama-dalam-pembukaan-pameran-buku-300x300.jpg" alt="" width="240" height="240" /></a>“Iiih ! Sebel deh !” kata Paini mengawali pentas teater ‘Perca’ dalam acara pembukaan Semarang Pesta Sejuta Buku 1 Desember 2011 di Gedung Wanita 1 Desember 2011 pukul 16.00 WIB</p>
<p>Lakon ‘Lesatan Cahaya’ ini didukung oleh Ma’unah, Satrio, Sofyan dan Imron. Sedang 2 pemain lainnya terpaksa harus absen karena durasi waktu yang dipangkas oleh protokoler. Drama 1 babak yang seharusnya berdurasi 15 menit berkurang menjadi 7 menit.<span id="more-466"></span></p>
<p>4 jam menjelang pementasan berita yang mengejutkan itu datang. Mbak Asti sebagai koordinator acara menginformasikan bahwa durasi pementasan berkurang menjadi 7 menit.</p>
<p>Alhamdulillah, dengan sepenuh keikhlasan (he 7x), tim ‘Perca’ memutuskan Andhi dan Jito untuk tidak main. Subhanallah 4 jam yang cukup menegangkan.</p>
<p>Tema keseharian yang diangkat menjadi cermin kehidupan tunanetra yang selama ini masih menjadi kelas pinggiran di masyarakat. Stigma bahwa tunanetra selalu harus dikasihani dan dibantu coba untuk di dobrak.</p>
<p>“Buktikanlah dengan prestasi, “ kata Mbah Kromo yang diperankan oleh Sofyan. Dan ‘Jangan menyerah’ mengakhiri pentas teater ‘Perca’ kali ini.</p>
<p><strong>Pemain :</strong></p>
<ul>
<li>Mau’nah sebagai Paini.</li>
<li>Satrio sebagai Paitro.</li>
<li>Sofyan sebagai Mbah Kromo.</li>
<li>Imron sebagai penata musik.</li>
<li>Adhim sebagai penata rias.</li>
<li>Sutradara Basuki.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jalancahaya.org/teater-perca-di-gedung-wanita.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rumah Sahabat, Sahabat Kita Semua</title>
		<link>http://www.jalancahaya.org/rumah-sahabat-sahabat-kita-semua.html</link>
		<comments>http://www.jalancahaya.org/rumah-sahabat-sahabat-kita-semua.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2011 02:29:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[wakaf rumah sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jalancahaya.org/?p=461</guid>
		<description><![CDATA[Come_unity – Komunitas Sahabat Mata adalah satu lembaga yang dimotori oleh tunanetra muslim mulai beraktivitas secara nyata 1 Mei 2008.
Lembaga yang berasaskan islam dan berdasarkan Al-qur’an dan As-sunnah ini ingin menjadi sebuah wadah yang bisa menginspirasi dan memotivasi pemanfaatan mata dengan haq, hingga mampu menjadi salah satu solusi untuk mengobati penyakit hati sebagai modal dasar <a href="http://www.jalancahaya.org/rumah-sahabat-sahabat-kita-semua.html" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><a href="http://www.jalancahaya.org/wp-content/uploads/2011/11/Rumah-sahabat003.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-462" title="Rumah Sahabat" src="http://www.jalancahaya.org/wp-content/uploads/2011/11/Rumah-sahabat003-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Come_unity – Komunitas Sahabat Mata </em>adalah satu lembaga yang dimotori oleh tunanetra muslim mulai beraktivitas secara nyata 1 Mei 2008.</p>
<p>Lembaga yang berasaskan islam dan berdasarkan Al-qur’an dan As-sunnah ini ingin menjadi sebuah wadah yang bisa menginspirasi dan memotivasi pemanfaatan mata dengan haq, hingga mampu menjadi salah satu solusi untuk mengobati penyakit hati sebagai modal dasar membangun insan kamil.</p>
<p>Untuk mewujudkan visi di atas, Come_unity – Komunitas Sahabat Mata berusaha memfokuskan kegiatannya pada :<span id="more-461"></span></p>
<ol>
<li>Membangun kepedulian akan mata dan kesehatannya, hingga memunculkan      satu amaliyah pemanfaatan mata sesuai dengan aturan yang haq.</li>
<li>Menggalang gerakan nyata untuk mengurangi resiko kebutaan.</li>
<li>Menyediakan alat Bantu untuk aksesibilitas bagi tunanetra, hingga      mereka mampu mengenali dan mengembangkan potensi dirinya guna membangun      kemandirian.</li>
</ol>
<p>Mulai 1 Januari 2010 kegiatan Come_unity – Komunitas Sahabat Mata dipusatkan di <strong>Rumah Sahabat </strong>dengan alamat Jatisari Indah D1 no. 11 BSB Mijen Semarang. Setelah habis masa kontraknya, ternyata pemilik rumah tidak memperkenankan untuk memperpanjang kontrak lagi dengan alasan akan dihuni sendiri.</p>
<p>Sementara itu, <strong>Rumah Sehat 1 </strong>yang biasa digunakan untuk asrama putra dengan alamat Jatisari Asabri D6 no. 35 BSB Mijen Semarang juga akan berakhir masa kontraknya bulan Desember 2011. Pemelik rumah sudah memberitahukan akan menjual rumah tersebut.</p>
<p>Setelah dimusyawarahkan oleh pengurus, diputuskan untuk membeli Rumah Sehat 1 yang oleh pemiliknya rumah tipe 27 dengan luas tanah 117 m<sup>2 </sup>ini ditawarkan seharga Rp. 70.000.000,00 (tujuh puluh juta rupiah).</p>
<p>Insya Allah rumah yang terletak di depan masjid <strong>Al-Jannah Darusssalam </strong>ini akan dikembangkan menjadi <strong>Rumah Sahabat </strong>dengan dua lantai. Di dalamnya terdapat Ruang perpustakaan (Braille dan digital), Studio SAMA FM 107,7 MHz, ruang studio untuk produksi audio digital, ruang computer, ruang belajar Al-qur’an Braille, ruang belajar pijat, ruang belajar ketrampilan, asrama santri dan asrama pengajar.</p>
<p>Dengan keterbatasan anggaran yang ada, maka Come_unity – Komunitas Sahabat Mata, memberikan kesempatan kepada kaum muslimin dimanapun berada untuk bersama-sama berwakaf guna membeli rumah tersebut.</p>
<p><strong>Tujuan program wakaf ini adalah :</strong></p>
<ol>
<li>Tahap pertama membeli rumah yang selama ini dikontrak untuk asrama      putra dengan lokasi Jatisari Asabri D6 no. 35 BSB Mijen Semarang, rumah      tipe 27 luas tanah 117 m<sup>2 seharga Rp. 70.000.000,00 </sup>(Tujuh      puluh juta rupiah).</li>
<li>Tahap kedua membangun ‘rumah Sahabat’ dengan dua lantai. Di dalamnya      terdapat Ruang perpustakaan (Braille dan digital), Studio SAMA FM 107,7      MHz, ruang studio untuk produksi audio digital, ruang computer, ruang      belajar Al-qur’an Braille, ruang belajar pijat, ruang belajar ketrampilan,      asrama santri dan asrama pengajar.</li>
</ol>
<p>Sasaran program wakaf ini adalah semua kaum muslimin, baik pribadi maupun mewakili kelembagaan, dimanapun berada yang peduli pada pengembangan dakwah islam yang dimotori oleh sahabat-sahabat tunanetra muslim.</p>
<p><strong>CARA BERWAKAF</strong></p>
<p>Bagi kaum muslimin yang ingin berwakaf bisa menyalurkannya melalui petugas dari Come_unity – Komunitas Sahabat mata, mengirimkan via rekening yayasan, atau diantar langsung ke ‘Rumah sahabat’.</p>
<p><em>Besar wakaf ditentukan per paket, 1 paket senilai Rp. 500.000,00 (</em><em>lima</em><em> ratus ribu rupiah)</em></p>
<p>Rekening Sahabat Mata :</p>
<p>1. Bank Muamalat cabang Semarang</p>
<p>no. rek. 0142751107</p>
<p>a.n. Basuki c.q. Yayasan Komunitas Sahabat Mata</p>
<p>2. Bank Syari&#8217;ah Mandiri cabang Semarang</p>
<p>no. rek. 0507082345</p>
<p>a.n. Basuki</p>
<p>Untuk melihat aktivitas saudara-saudara kita di Sahabat Mata silahkan <strong><a href="http://www.jalancahaya.org/category/aktivitas">klik disini</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jalancahaya.org/rumah-sahabat-sahabat-kita-semua.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>150 Digital Talking Book di Kabupaten Sragen</title>
		<link>http://www.jalancahaya.org/150-digital-talking-book-di-kabupaten-sragen.html</link>
		<comments>http://www.jalancahaya.org/150-digital-talking-book-di-kabupaten-sragen.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Aug 2011 10:38:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[pembagian 150 digital talking book di sragen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jalancahaya.org/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[Sragen, 20 Ramadhan 1432 H
Setelah melewati perjalanan yang cukup menyenangkan hamper 4 jam, akhirnya tim dari Come_unity – Komunitas Sahabat Mata sampai di Kabupaten Sragen. Tepanya di YPPC Kabupaten Sragen Jl. Ronggowarsito no. 36 tempat MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa) yang diselenggarakan oleh DPD ITMI Kabupaten Sragen.
Setelah buka puasa, sholat maghrib, isya’ dan taraweh, <a href="http://www.jalancahaya.org/150-digital-talking-book-di-kabupaten-sragen.html" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.jalancahaya.org/wp-content/uploads/2011/08/Penyerahan-DTB-oleh-Basuki-kepada-anggota-ITMI-Kab-Sragen.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-458" title="Penyerahan DTB oleh Basuki kepada anggota ITMI Kab Sragen" src="http://www.jalancahaya.org/wp-content/uploads/2011/08/Penyerahan-DTB-oleh-Basuki-kepada-anggota-ITMI-Kab-Sragen-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Sragen, 20 Ramadhan 1432 H</strong></p>
<p>Setelah melewati perjalanan yang cukup menyenangkan hamper 4 jam, akhirnya tim dari Come_unity – Komunitas Sahabat Mata sampai di Kabupaten Sragen. Tepanya di YPPC Kabupaten Sragen Jl. Ronggowarsito no. 36 tempat MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa) yang diselenggarakan oleh DPD ITMI Kabupaten Sragen.<span id="more-457"></span></p>
<p>Setelah buka puasa, sholat maghrib, isya’ dan taraweh, tim Come_unity – Komunitas Sahabat Mata diamanahi untuk berbagi. Tim yang terdiri dari Basuki, Jito dan Darno mengambil tema <strong><em>Al-qur’an dan Citra Diri</em></strong>.</p>
<p>Sebagai seorang muslim memang sudah semestinya menjadikan Al-qur’an sebagai panduan hidupnya. Tidak terkecuali bagi mereka yang diamanahi ketunanetraan. Menjadi <em>Al-qur’an berjalan </em>adalah satu uswah hasanah yang telah dicontohkan Rasulullah Muhammad saw.</p>
<p>Peserta MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa) semakin terkesima dengan kisah hidup Jito dan Darno.</p>
<p>Jito, yang baru saja mengakhiri masa lajangnya bulan maret 2011 yang lalu, adalah seorang pemuda dua puluhan tahun yang ‘dipaksa’ Allah SWT menjadi tunanetra setelah pesta miras. Saat itulah menjadi titik balik dalam hidupnya.</p>
<p>Darno, seorang pemuda yang tidak pernah sekolah dan tunanetra sejak lahir, dipaksa menerima cemoohan saudara dan teman-temannya dikampung.’<em>Nagara rugi punya warga seperti Darno’</em>, kata mereka. Alhamdulillah, tak sampai setahun belajar di Rumah Sahabat, sekarang Darno sudah bisa berinternet ria. Bahkan menyadi penyiar dan operator studio di SAMA FM 107.7 MHz. (Sahabat Mata 01)</p>
<p>Judul buku yang didistribusikan di Sragen</p>
<ol>
<li>Cara mudah menghapalkan Al-qur’an</li>
<li>La Tahzan</li>
<li>Cerita Abunawas</li>
<li>Cerita Nasrudin hoja</li>
<li>Surat kecil untuk Tuhan,      catatan seorang remaja yang terkena kanker</li>
<li>Cinta dalam pandangan Islam</li>
<li>Secercah Cahaya</li>
<li>Abu Bakar as Sidiq</li>
<li>Ceng Ho</li>
<li>Manhaj ahlussunnah wal jama’ah</li>
<li>Fikih pendidikan anak</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jalancahaya.org/150-digital-talking-book-di-kabupaten-sragen.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>25 Set Mushaf Al-Qur’an Braille untuk Temanggung</title>
		<link>http://www.jalancahaya.org/25-set-mushaf-al-qur%e2%80%99an-braille-untuk-temanggung.html</link>
		<comments>http://www.jalancahaya.org/25-set-mushaf-al-qur%e2%80%99an-braille-untuk-temanggung.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Aug 2011 06:05:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[penyerahan al-quran braille temanggung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jalancahaya.org/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Temanggung, 17-18 Ramadhan 1432 H
Alhamdulillah setelah melewati masa persiapan yang cukup menegangkan, akhirnya Diklat Al-qur’an Braille XI di Kabupatdan Temanggung berhasil diselenggarakan. Perencanaan kegiatan yang cukup mepet waktunya membuat panitia, DPD ITMI Kabupaten Temanggung  dan Come_unity &#8211; Komunitas Sahabat Mata, bekerja lebih ekstra lagi. Alhamdulillah debaran jantung panitia mulai berdetak normal lagi setelah H-2 kebutuhan <a href="http://www.jalancahaya.org/25-set-mushaf-al-qur%e2%80%99an-braille-untuk-temanggung.html" class="more-link">More &#62;</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.jalancahaya.org/wp-content/uploads/2011/08/Penyerahan-Al-Quran-Braille-secara-simbolis-kepada-peserta-diklat-oleh-pejabat-Kesra.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-454" title="Penyerahan Al-Qur'an Braille" src="http://www.jalancahaya.org/wp-content/uploads/2011/08/Penyerahan-Al-Quran-Braille-secara-simbolis-kepada-peserta-diklat-oleh-pejabat-Kesra-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Temanggung, 17-18 Ramadhan 1432 H</strong></p>
<p>Alhamdulillah setelah melewati masa persiapan yang cukup menegangkan, akhirnya Diklat Al-qur’an Braille XI di Kabupatdan Temanggung berhasil diselenggarakan. Perencanaan kegiatan yang cukup mepet waktunya membuat panitia, DPD ITMI Kabupaten Temanggung  dan Come_unity &#8211; Komunitas Sahabat Mata, bekerja lebih ekstra lagi. Alhamdulillah debaran jantung panitia mulai berdetak normal lagi setelah H-2 kebutuhan sarana dan prasarana diklat sudah bisa dipenuhi.</p>
<p>Acara yang dibuka oleh Kabag Kesra Kabupaten Temanggung ini berlangsung di Islamic Centre – Ikatan Persaudaran Haji Indonesia Kabupaten Temanggung Jl. Kaloran km 2 Temanggung.<span id="more-453"></span></p>
<p>Seperti biasa, peserta diklat dibagi menjadi 3 kelas. Kelas A adalah kelas yang memang dipersiapkan untuk bisa melatih di daerah ada 6 orang. Kelas B yang sudah bisa tapi belum lancer ada 5 orang. Dan kelas C adalah kelas bagi mereka yang belum bisa ada 14 orang.</p>
<p>Selain mendapatkan wakaf 1 set mushaf Al-qur’an Braille, peserta juga mendapatkan alat Bantu bagi tunanetra berupa tongkat dan stik pijat dari Toyota Kijang Club Indonesia dan Volkwagen Club Temanggung.</p>
<p>Kami, Come_unity – Komunitas Sahabat Mata, mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para Pecinta Al-qur’an yang telah berpartisipasi dalam Diklat Al-qur’an Braille XI ini. Semoga Allah SWT selalu memberkahi kita semua, amin. (Sahabat Mata 01)</p>
<p>Daftar peserta Diklat Al-qur’an Braille XI yang mendapatkan 1 set Mushaf Al-qur’an Braille di Temanggung pada tanggal 17-18 Ramadhan 1432 H</p>
<ol>
<li>Budi Arfan, Temanggung</li>
<li>Selamet Hidayat, Magelang</li>
<li>Adi Febrian, Wonosobo</li>
<li>Hanafi, Cilacap</li>
<li>Soim Hasan, Temanggung</li>
<li>Sudiran, Temanggung</li>
<li>Cahya Nurhidayat, Ciamis</li>
<li>Supriono, temanggung</li>
<li>Farikhin, Kendal</li>
<li>Listiyanto, Temanggung</li>
<li>Agus Praswtiyo, Temanggung</li>
<li>Bayajunianto, Magelang</li>
<li>Lutfi Harisetiono, Magelang</li>
<li>Rizal Sugitri, Wonosobo</li>
<li>Luntoro, Banjarnegara</li>
<li>Widodo, Batang</li>
<li>Usman, Cilacap</li>
<li>Ridho Canyono, Magelang</li>
<li>Purwaningsih, Kebumen</li>
<li>Dina Ayu Destiani, Kendal</li>
<li>Silmi Bahniah, Banyumas</li>
<li>Anis Watuistiana, Magelang</li>
<li>Hariyati, Wonosobo</li>
<li>Tarti, Magelang</li>
<li>Tara, Banjarnegara</li>
</ol>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jalancahaya.org/25-set-mushaf-al-qur%e2%80%99an-braille-untuk-temanggung.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

