Allah SWT selalu menghibur hamba-Nya dengan ‘keceriaan untuk berbagi’. Itulah yang selalu kami rasakan. Di tengah tumpukan masalah yang semakin meninggi, datang ‘keceriaan untuk berbagi’, subhanallah.

Ini kali kedua kami, Come_unity – Komunitas Sahabat Mata, hadir di ruang Prambanan Hotel Santika Premier. Menetapi undangan dari teman-teman dari Loenpia dan Roti Fresh, untuk ‘berbagi keceriaan’.

Sharing dari dunia lain ternyata memang selalu mengundang minat. Kami mencoba membagikan keceriaan yang selama ini terasa asing ditelinga banyak orang. Kesan ‘kegelapan yang sangat’ yang selama ini menyelimuti ruang persepsi yang disediakan untuk kami yang tunanetra, coba kami warnai dengan cahaya pagi yang menyegarkan.

Kami ingin

Ketika orang menapaki pangkal cahaya

Akan bisa menggapai ujung cahaya

Dan berselimut cahaya di sepanjang perjalanannya

Sepenggal bait puisi (yang hanya sepenggal itu saja he 7x ) memang sengaja kami hadirkan untuk menceriakan Sahabat-sahabat di Loenpia dan Roti Fresh bukan dalam wujud untaian kata yang menjadi  kalimat di lembaran kertas yang dibacakan. Juga bukanlah lantunan merdu yang melenakan. Tapi genderang mars yang menggelorakan.

( puitisasi prolog ini merupakan pengaruh kuat dari lirik puisi yang dibacakan Mbak Nida dari Loenpia malam itu he 7x, Selamat berjuang Mbak Nida, semoga Allah selalu mencahayai di setiap perjalanan yang kita semua lewati )

Radio Komunitas

Berawal dari rerasan sahabat-sahabat di Come_unity yang sangat ingin memiliki media yang easy learning. Juga mampu menjadi wahana untuk melatih diri dalam berkomunikasi. Serta sebagai satu upaya untuk bembangun sebuah ruang dengar yang edukatif. Maka pilihan yang terdekat adalah radio komunitas. (Ini rerasan di tahun 2005, subhanallah).

Serta sejak pendirian Rumah Sahabat, januari 2010,  keinginan ini semakin menguat. Kami sudah kesana kemari untuk bisa merealisasikan impian ini. Anggaran pun sudah kami hitung. KPID juga sudah kita datangi. Kami berharap mampu menggalang satu bentuk kepedulian yang nyata dalam menguak cahaya dari dalam gelapnya mata wadag kami. Kami ingin jadi jalan cahaya bagi sesiapa pun.

Alhamdulillah, sampai hari ini sudah ada penambahan asset yang kami kumpulkan. Satu unit computer Pentium IV dan uang sebesar Rp. 300.000,00 adalah modal awal kami.

Pada kesempatan acara Charity for Sahabat Mata yang digagas oleh Loenpia Smile dan Roti Fresh di Ruang Prambanan hotel Santika Premiere, Jum’at 18 Juni 2010, berhasil digalang dana sebesar Rp. 5.093.000,00 ( Lima juta sembilan puluh tiga ribu rupiah ).

Dana tersebut peruntukannya dibagi dua. Pertama sebesar Rp. 1.000.000,00 ( Satu juta rupiah ) untuk pengadaan kacamata gratis. ( Lihat postingan 1000 kacamata ).

Sedangkan sisanya, Rp. 4.093.000,00 ( Empat juta sembilan puluh tiga ribu rupiah ) digunakan untuk menambah anggaran pembangunan pemancar radio komunitas.

Pembagian dana hasil penggalangan ini didasarkan pada komitmen awal antara Komunitas Sahabat Mata dengan teman-teman dari Loenpia yang sangat ingin memberikan kontribusi nyata dalam upaya pembangunan radio kominitas Sahabat Mata.

Semoga Allah SWT senantiasa memampukan kita untuk mengumandangkan adzan dimana pun kita berada, amin. (Sahabat mata 01)