Posts tagged sahabat mata semarang
IQRA
Feb 2nd
Ada satu pertanyaan yang sangat lucu, ini karena saya tertawa mendengarnya, tetapi jika diresapi menyimpan satu misteri yang cukup mendasar akan satu kebenaran. Pertanyaan ini cukup nakal. Satu pertanyaan yang memperlihatkan betapa kentalnya budaya ‘klenik’ mengakar dalam masyarakat kita.
Ini berkaitan dengan kebiasaan masyarakat jawa dalam mencari yang namanya ‘wangsit’. Bahkan dulu ketika judi masih merajalela di masyarakat ini, walau sekarang juga masih tapi dalam bentuk yang berbeda, banyak orang rela hati tidur di tempat-tempat ‘sakral’ atau ‘keramat’. Mereka sangat berharap untuk bisa ‘ditemui’ oleh yang mereka anggap sebagai sang penunggu tempat ‘wangsit’ atau ‘keramat’ tersebut. Mereka tidak pernah merasa takut akan wujud yang menemui itu. Semenakutkan apapun akan mereka hadapi. Entah itu yang berlabel genderuwo, gundul pecengis, tuyul, jin, nyi roro kidul, nyai blorong atau siapapun yang menemui dianggap sebagai satu keberuntungan untuk bisa memperbaiki nasib. Jadi mereka tak akan pernah takut akan jejadian yang menemui mereka. More >
PELUNCURAN “RUMAH SAHABAT”
Jan 28th
KOMPAS cetak – WiyataKOMPAS.com
Jumat, 15 Januari 2010, 14:13 WIB
Komunitas Sahabat Mata akan meluncurkan “Rumah Sahabat” di Perumahan Jatisari, Mijen, Kota Semarang, Minggu (31/1).
“Rumah Sahabat” digagas sebagai pusat kegiatan penyandang tunanetra yang juga terbuka untuk umum. Di “Rumah Sahabat” itu akan tersedia Al Quran braille, perpustakaan braille dan perpustakaan audio, studio mini untuk produksi buku audio, komputer dan akses internet, serta radio komunitas. More >



